Kisah Misteri di Big Brother Indonesia

Semalam nonton BBI, para kontestan di perintahkan untuk berbagi pengalaman tentang pengalaman misterius yang pernah mereka alami. Si derek cerita tentang tiga hantu yang dia temui waktu mengencingi batu besar dekat rumahnya (ceritanya garing deh kayaknya but I like it):-D. Terus ada Rene yang bercerita tentang hantu di rumah barunya di ceko. Tapi koq ga nyeremin ya?:). Kemudian Patra ceritanya ga jelas, naik motor ketemu hantu cuma bayangan doang?..hmhmhmh jangan jangan patra lagi ngayal waktu itu. hehe..Anyway good job bro.Yaah ujung ujungnya si Alan yang menang dengan cerita nenek tuanya, padahal saya suka ceritanya jane yang hantu kamar mandi. Serem dan menantang,ketemu hantu cantik di kamar mandi.wkwkwkwk.
Dari semua cerita misteri di Big Brother Indonesia,kayaknya sereman cerita gue nih.
Ini cerita nyata yang saya alami sekitar tahun 2000 lalu. Saya tinggal di sebuah kampung di pelosok pulau lombok. Di kampung saya, ada beberapa nenek tua yang di gossipkan memiliki ilmu hitam (Baca: sihir) atau nge-trend di sebut LEAK. Leak itu ada yang ganas (Bisa membunuh), ada juga yang hanya nakutin. Ada yang bisa terbang, ada juga yang bisa berubah wujud menjadi berbagai jenis binatang. Jadi bagi orang di kampung saya yang suka jalan malam ke sawah untuk memeriksa kondisi air persawahan, melihat leak adalah hal yang biasa. Biasanya leak suka Sangkep (pertemuan antara para leak) di tempat tempat sepi, seperti persawahan atau kebun. Kita bisa melihat lokasi mereka dengan mudah, karena biasanya mereka akan mengeluarkan sinar dari kening mereka. Seperti punya extra satu mata yang menyala persis di tengah tengah dahi.
Nah yang ingin saya ceritakan disini adalah pengalaman saya bersama saudara misan saya beberapa tahun lalu. Saya sama misan saya Masnun mau berkunjung ke rumah teman yang jaraknya sekitar 300 meter saja dari rumah kami. Waktu itu sekitar jam 10 malam, cukup pagi bagi orang kota, tapi buat kami di kampung biasanya setelah shalat isya jarang sekali ada orang yang keluar kampung. Kami berjalan melewati masjid di kampung kami yang lagi di renovasi, saya jalan di belakang. Begitu kami sampai di pojok tembok mesjid, tiba tiba saudara saya ini teriak “ibuuu, ada kodok putih” (biasanya orang lombok kalau kaget atau takut pasti teriak memanggil nama ibu). Saya sendiri ikut terkejut dengan teriakan saudara saya, kemudian saya maju melihat dengan jelas se ekor kodok berwarna putih yang ukurannya lebih besar dari mangkok bakso saya pun akhirnya ikut berteriak. Dan entah kenapa kepala saya seperti ada yang mendorong ke samping sehingga saya menoleh ke kiri, dan mata saya langsung menerobos celah celah rumah bedek melihat ke sosok seorang nenek tua sedang duduk bersila di depan lampu pijar dengan rambut putihnya di gerai kedepan dan nenek itu menoleh ke arah saya sambil melotot dan langsung tertawa “ihihihihiihihihi” (suaranya persis seperti anjing yang meraung di kuburan pas tengah malam), lalu saya sama saudara saya ikut berteriak lebih kencang sambil berlari terbirit birit. anehnya teriakan kami yang begitu besar tidak membuat seorang pun keluar rumah menolong kami. Saking takutnya saya sama saudara saya sampai jungkir balik di tumpukan kerikil yang ada di areal pembuatan mesjid. Tangan dan kaki kami habis terluka, tapi rasa takut telah mengalahkan rasa sakit yang kami alami,kami terus berlari menuju rumah ninik (kakek) kami yang jaraknya sekitar tidak begitu jauh dari rumah nenek tadi. Sesampainya di sana, tiba tiba si nenek itu sudah ada di sana, mengendap endap di antara tanaman bonsai yang menjadi pagar pekarangan rumah kakek. kami pun lagi lagi berteriak kencang sampai akhirnya kakek kami keluar. Kami langsung melaporkan kejadian itu, dan menunjukkan ke kakek kalau si nenek tua mengendap di pagar pekarangan rumah. Akhirnya saya sama kakek mencarinya, tetapi si nenek tua sudah menghilang. Tapi dengan amarah yang sudah membara, saya ingat betul kakek saya membawa golok mencari si nenek tua ke rumahnya.Sesampainya di sana kakek saya mengambil batu dan melempar pintu rumah si nenek tua menyuruh dia keluar. Teriakan dan makian kakek membuat banyak orang keluar melihat, si nenek tuapun keluar dan bertanya “ada apa?”. Tapi kakek saya sudah terlalu emosi dia langsung menyandarkan goloknya di leher si nenek tua “kamu apakan cucu cucu saya sampai mereka ketakutan begitu?” tanya kakek penuh amarah. ” saya tidak ngapa ngapin tuan naji” kata si nenek tua. Di antara orang yang menonton ada yang menangis meminta kakek saya melepaskan goloknya, tapi anehnya ada juga yang menyuruh kakek saya menggorok si nenek karena sudah terlalu sering membuat orang resah. untungnya ada pak kyai sama pak klian yang menenangkan kakek sehingga si nenek tua tidak jadi di gorok. (Info: nenek tua itu memang di kenal sering berkasus bahkan dengan kakak kandungnya sendiri yang rumahnya persis bersebelahan dengan dia. Bahkan kasus ini sering di bawa sampai ke kantor desa. Leak itu biasanya kalau malam hari suka berburu bangkai apapun, dan sering kali bangkai bangkai terkumpul di dalam bak kamar mandi kakak kandungnya sendiri. Si nenek tua tadi masih hidup sampai sekarang, umurnya mungkin sekitar 100 tahun. kata orang2 di kampung saya, leak itu memang sangat sulit mati kecuali kalau lidahnya menjilat tanah barulah dia akan mati). ini pengalaman nyata saya. Kalau sekarang saya sudah tidak takut lagi sama si nenek tua itu. Tapi tidak mungkin saya berani membuat masalah dengan dia. Takut di sihir. Kalau sekedar di takutin sih, yang namanya anak kampung mungkin ga terlalu masalah. karena sering kali kami menemukan leak leak yang suka bermain di pohon menakuti kita yang lagi lewat, atau mereka berubah wujud menjadi binatang tertentu. Tetapi di kampung saya, itu bukanlah masalah besar selama mereka tidak mendhalimi (menyihir saja). Sekarangpun masih ada beberapa orang yang di curigai masih memegang ilmu hitam di kampung saya, termasuk si nenek tua tadi dan gurunya. (Gurunya ini, aduuh kalau ketemu di jalan mending balik saja sudah. Jangan pernah berharap untuk ketemu dia. Seremmmm…..Orangnya sudah bungkuk saking tuanya tetapi masih kuat berjalan kaki sampai berpuluh puluh kilo sambil membawa beban berat. Dia berjualan barang pecah belah. Dia satu satunya orang yang pernah di usir oleh masyarakat dari kampung kami karena dia terkenal kejam. Sampai banyak orang yang di duga meninggal karena sihirnya. kalau suka ceritanya di comment ya. Nanti saya ceritakan yang lebih serem.
Pesan: Kalau ketemu orang yang punya ilmu hitam seperti itu, hati hati jangan membuat mereka tersinggung. Mereka sensitif sekali. Kejadian yang saya alami tadi berawal dari kejadian sepele. Si nenek itu pada siang harinya, mengambil air di sumur rumah kami. Terus dia minta saya sama saudara saya untuk bantuin tapi kami tidak mau karena embernya besar. Saya rasa itu awal masalahnya.
Pesan ke 2, kalau di kejar sama nenek sihir yang biasanya mereka membawa lampu pijar. Jangan lari, karena kemanapun kalian lari dia akan dengan mudah menemukan kalian. Tapi usahakan cari cara untuk mematikan lampu tadi. Maka dia akan kesulitan mencari kalian. (itu pengalaman teman saya).

Satu pemikiran pada “Kisah Misteri di Big Brother Indonesia

Bagi Comment Dong!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s